{"id":747,"date":"2016-06-01T01:05:35","date_gmt":"2016-05-31T19:35:35","guid":{"rendered":"https:\/\/perkasa-group.id\/?p=747"},"modified":"2020-11-03T14:35:13","modified_gmt":"2020-11-03T07:35:13","slug":"social-responibility","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/","title":{"rendered":"TANGGUNG JAWAB SOSIAL"},"content":{"rendered":"<p>Tanggung jawab Sosial Perusahaan\u00a0atau\u00a0Corporate Social esponsibility\u00a0(CSR) adalah suatu konsep bahwa\u00a0<a title=\"Organisasi\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Organisasi\">organisasi<\/a>, khususnya (namun bukan hanya),\u00a0<a title=\"\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Perusahaan\">perusahaan<\/a>\u00a0adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah\u00a0<a title=\"Konsumen\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Konsumen\">konsumen<\/a>,\u00a0<a class=\"mw-redirect\" title=\"Karyawan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Karyawan\">karyawan<\/a>,\u00a0<a title=\"Pemegang saham\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pemegang_saham\">pemegang saham<\/a>,\u00a0<a title=\"Komunitas\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Komunitas\">komunitas<\/a>\u00a0dan\u00a0<a title=\"Lingkungan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lingkungan\">lingkungan<\/a>\u00a0dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, CSR berhubungan erat dengan &#8220;<i><a title=\"Pembangunan berkelanjutan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pembangunan_berkelanjutan\">pembangunan berkelanjutan<\/a><\/i>&#8220;, yakni suatu organisasi, terutama perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan atau\u00a0<a class=\"mw-redirect\" title=\"Deviden\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Deviden\">deviden<\/a>, tetapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang. Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak (minimisasi dampak negatif dan maksimisasi dampak positif) terhadap seluruh pemangku kepentingannya<sup class=\"noprint Inline-Template\"><span title=\"Kalimat yang diikuti tag ini membutuhkan rujukan.\">[<i><a title=\"Wikipedia:Kutip sumber tulisan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Wikipedia:Kutip_sumber_tulisan\">butuh rujukan<\/a><\/i>]<\/span><\/sup>.<\/p>\n<p>Menurut Kotler dan Lee<sup id=\"cite_ref-1\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-1\">[1]<\/a><\/sup>, terdapat enam model CSR yang dapat diterapkan di perusahaan, yaitu:\u00a0<i>Cause Promotion, Cause Related Marketing, Coporate Societal Marketing, Corporate Philanthropy, Community Volunteering,<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>Socially Responsible Business Practice.<\/i><\/p>\n<h2><span id=\"Analisis_dan_pengembangan\" class=\"mw-headline\">Analisis dan pengembangan<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Analisis dan pengembangan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=1\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Analisis dan pengembangan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=1\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Ini yang menjadi perhatian terbesar dari peran perusahaan dalam masyarakat telah ditingkatkan yaitu dengan peningkatan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan dan masalah etika. Masalah seperti perusakan lingkungan, perlakuan tidak layak terhadap karyawan, dan cacat produksi yang mengakibatkan ketidaknyamanan ataupun bahaya bagi konsumen adalah menjadi berita utama\u00a0<a class=\"mw-redirect\" title=\"Surat kabar\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Surat_kabar\">surat kabar<\/a>.\u00a0<a title=\"Undang-undang\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Undang-undang\">Peraturan<\/a>\u00a0<a title=\"Pemerintah\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pemerintah\">pemerintah<\/a>\u00a0pada beberapa\u00a0<a title=\"Negara\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Negara\">negara<\/a>\u00a0mengenai\u00a0<a title=\"Lingkungan hidup\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lingkungan_hidup\">lingkungan hidup<\/a>\u00a0dan permasalahan sosial semakin tegas, juga standar dan\u00a0<a title=\"Hukum\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hukum\">hukum<\/a>\u00a0seringkali dibuat hingga melampaui batas kewenangan negara pembuat peraturan (misalnya peraturan yang dibuat oleh\u00a0<a title=\"Uni Eropa\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Uni_Eropa\">Uni Eropa<\/a>. Beberapa\u00a0<a title=\"Investor\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Investor\">investor<\/a>\u00a0dan perusahaam\u00a0<a title=\"Manajemen investasi\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Manajemen_investasi\">manajemen investasi<\/a>\u00a0telah mulai memperhatikan kebijakan CSR dari Surat perusahaan dalam membuat keputusan investasi mereka, sebuah praktik yang dikenal sebagai &#8220;<a title=\"Investasi bertanggung jawab sosial\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Investasi_bertanggung_jawab_sosial\">Investasi bertanggung jawab sosial<\/a>&#8221; (<i>socially responsible investing<\/i>).<\/p>\n<p>Banyak pendukung CSR yang memisahkan CSR dari sumbangan sosial dan &#8220;perbuatan baik&#8221; (atau kedermawanan seperti misalnya yang dilakukan oleh\u00a0<a class=\"new\" title=\"Habitat for Humanity (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Habitat_for_Humanity&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Habitat for Humanity<\/a>\u00a0atau\u00a0<a title=\"Ronald McDonald House Charities\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Ronald_McDonald_House_Charities\">Ronald McDonald House<\/a>), namun sesungguhnya sumbangan sosial merupakan bagian kecil saja dari CSR. Perusahaan pada masa lampau seringkali mengeluarkan uang untuk proyek-proyek\u00a0<a title=\"Komunitas\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Komunitas\">komunitas<\/a>, pemberian\u00a0<a title=\"Beasiswa\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Beasiswa\">beasiswa<\/a>\u00a0dan pendirian yayasan sosial. Mereka juga seringkali menganjurkan dan mendorong para pekerjanya untuk\u00a0<a title=\"Sukarelawan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sukarelawan\">sukarelawan<\/a>\u00a0(<i>volunteer<\/i>) dalam mengambil bagian pada proyek komunitas sehingga menciptakan suatu itikad baik di mata komunitas tersebut yang secara langsung akan meningkatkan reputasi perusahaan serta memperkuat\u00a0<a title=\"Merek\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Merek\">merek<\/a>\u00a0perusahaan. Dengan diterimanya konsep CSR, terutama\u00a0<i>triple bottom line<\/i>, perusahaan mendapatkan kerangka baru dalam menempatkan berbagai kegiatan sosial di atas.<\/p>\n<p>Kepedulian kepada masyarakat sekitar\/relasi komunitas dapat diartikan sangat luas, namun secara singkat dapat dimengerti sebagai peningkatan partisipasi dan posisi organisasi di dalam sebuah komunitas melalui berbagai upaya kemaslahatan bersama bagi organisasi dan komunitas. CSR bukanlah sekadar kegiatan amal, melainkan CSR mengharuskan suatu perusahaan dalam pengambilan keputusannya agar dengan sungguh-sungguh memperhitungkan akibat terhadap seluruh pemangku kepentingan (<i>stakeholder<\/i>) perusahaan, termasuk lingkungan hidup. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk membuat keseimbangan antara kepentingan beragam pemangku kepentingan eksternal dengan kepentingan pemegang saham, yang merupakan salah satu pemangku kepentingan internal.<\/p>\n<table class=\"cquote pullquote\" role=\"presentation\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\u201c<\/td>\n<td>&#8220;&#8230;dunia bisnis, selama setengah abad terakhir, telah menjelma menjadi institusi paling berkuasa di atas planet ini. Institusi yang dominan di masyarakat mana pun harus mengambil tanggung jawab untuk kepentingan bersama&#8230;.setiap keputusan yang dibuat, setiap tindakan yang diambil haruslah dilihat dalam kerangka tanggung jawab tersebut\u00a0<sup id=\"cite_ref-2\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-2\">[2]<\/a><\/sup><\/td>\n<td>\u201d<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sebuah definisi yang luas oleh\u00a0<a class=\"mw-redirect\" title=\"World Business Council for Sustainable Development\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/World_Business_Council_for_Sustainable_Development\">World Business Council for Sustainable Development<\/a>\u00a0(WBCSD) yaitu suatu asosiasi global yang terdiri dari sekitar 200 perusahaan yang secara khusus bergerak di bidang &#8220;<a title=\"Pembangunan berkelanjutan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pembangunan_berkelanjutan\">pembangunan berkelanjutan<\/a>&#8221; (<i>sustainable development<\/i>) yang menyatakan sebagai berikut:<\/p>\n<table class=\"cquote pullquote\" role=\"presentation\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\u201c<\/td>\n<td>&#8221; CSR merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan\u00a0<a title=\"Ekonomi\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Ekonomi\">ekonomi<\/a>\u00a0dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas, bersamaan dengan peningkatan taraf hidup pekerjanya beserta seluruh keluarganya&#8221;.<sup id=\"cite_ref-3\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-3\">[3]<\/a><\/sup><\/td>\n<td>\u201d<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span id=\"Pelaporan_dan_pemeriksaan\" class=\"mw-headline\">Pelaporan dan pemeriksaan<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Pelaporan dan pemeriksaan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=2\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Pelaporan dan pemeriksaan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=2\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Untuk menunjukkan bahwa perusahaan adalah warga dunia bisnis yang baik maka perusahaan dapat membuat pelaporan atas dilaksanakannya beberapa standar CSR termasuk dalam hal:<\/p>\n<ul>\n<li><a class=\"mw-redirect\" title=\"Akuntabilitas\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Akuntabilitas\">Akuntabilitas<\/a>\u00a0atas standar\u00a0<a class=\"new\" title=\"AA1000 (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=AA1000&amp;action=edit&amp;redlink=1\">AA1000<\/a>\u00a0berdasarkan laporan sesuai standar\u00a0<a class=\"new\" title=\"John Elkington (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=John_Elkington&amp;action=edit&amp;redlink=1\">John Elkington<\/a>\u00a0yaitu laporan yang menggunakan dasar\u00a0<a class=\"new\" title=\"Triple bottom line (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Triple_bottom_line&amp;action=edit&amp;redlink=1\"><i>triple bottom line<\/i><\/a>\u00a0(3BL)<\/li>\n<li><a class=\"new\" title=\"Global Reporting Initiative (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Global_Reporting_Initiative&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Global Reporting Initiative<\/a>, yang mungkin merupakan acuan laporan berkelanjutan yang paling banyak digunakan sebagai standar saat ini.<\/li>\n<li><a class=\"new\" title=\"Verite (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Verite&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Verite<\/a>, acuan pemantauan<\/li>\n<li>Laporan berdasarkan standar akuntabilitas sosial internasional\u00a0<a class=\"new\" title=\"SA8000 (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=SA8000&amp;action=edit&amp;redlink=1\">SA8000<\/a><\/li>\n<li>Standar manajemen lingkungan berdasarkan\u00a0<a title=\"ISO 14000\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/ISO_14000\">ISO 14000<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>Di beberapa negara dibutuhkan laporan pelaksanaan CSR, walaupun sulit diperoleh kesepakatan atas ukuran yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam aspek sosial. Sementara aspek lingkungan\u2014apalagi aspek ekonomi\u2014memang jauh lebih mudah diukur. Banyak perusahaan sekarang menggunakan\u00a0<a title=\"Audit\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Audit\">audit<\/a>\u00a0eksternal guna memastikan kebenaran laporan tahunan perseroan yang mencakup kontribusi perusahaan dalam\u00a0<a title=\"Pembangunan berkelanjutan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pembangunan_berkelanjutan\">pembangunan berkelanjutan<\/a>, biasanya diberi nama laporan CSR atau\u00a0<a class=\"new\" title=\"Laporan keberlanjutan (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Laporan_keberlanjutan&amp;action=edit&amp;redlink=1\">laporan keberlanjutan<\/a>\u00a0(<i><a class=\"new\" title=\"Sustainability report (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Sustainability_report&amp;action=edit&amp;redlink=1\">sustainability report<\/a><\/i>). Akan tetapi laporan tersebut sangat luas formatnya, gayanya dan metodologi evaluasi yang digunakan (walaupun dalam suatu industri yang sejenis). Banyak kritik mengatakan bahwa laporan ini hanyalah sekadar &#8220;pemanis bibir&#8221; (suatu basa-basi), misalnya saja pada kasus laporan tahunan CSR dari perusahaan\u00a0<a title=\"Enron\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Enron\">Enron<\/a>\u00a0dan juga perusahaan-perusahaan rokok. Namun, dengan semakin berkembangnya konsep CSR dan metode verifikasi laporannya, kecenderungan yang sekarang terjadi adalah peningkatan kebenaran isi laporan. Bagaimanapun, laporan CSR atau\u00a0<a class=\"new\" title=\"Laporan keberlanjutan (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Laporan_keberlanjutan&amp;action=edit&amp;redlink=1\">laporan keberlanjutan<\/a>\u00a0(<i><a class=\"new\" title=\"Sustainability report (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Sustainability_report&amp;action=edit&amp;redlink=1\">sustainability report<\/a><\/i>) merupakan upaya untuk meningkatkan akuntabilitas perusahaan di mata para pemangku kepentingannya.<sup class=\"noprint Inline-Template\"><span title=\"Kalimat yang diikuti tag ini membutuhkan rujukan.\">[<i><a title=\"Wikipedia:Kutip sumber tulisan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Wikipedia:Kutip_sumber_tulisan\">butuh rujukan<\/a><\/i>]<\/span><\/sup><\/p>\n<h2><span id=\"Alasan_terkait_bisnis_.28business_case.29_untuk_CSR\"><\/span><span id=\"Alasan_terkait_bisnis_(business_case)_untuk_CSR\" class=\"mw-headline\">Alasan terkait bisnis (<i>business case<\/i>) untuk CSR<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Alasan terkait bisnis (business case) untuk CSR\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=3\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Alasan terkait bisnis (business case) untuk CSR\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=3\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Skala dan sifat keuntungan dari CSR untuk suatu organisasi dapat berbeda-beda tergantung dari sifat perusahaan tersebut. Banyak pihak berpendapat bahwa amat sulit untuk mengukur kinerja CSR, walaupun sesungguhnya cukup banyak literatur yang memuat tentang cara mengukurnya. Literatur tersebut misalnya metode &#8220;Empat belas poin\u00a0<a class=\"mw-redirect\" title=\"Balanced scorecard\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Balanced_scorecard\"><i>balanced scorecard<\/i><\/a>\u00a0oleh\u00a0<a class=\"new\" title=\"Deming (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Deming&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Deming<\/a>. Literatur lain misalnya Orlizty, Schmidt, dan Rynes<sup id=\"cite_ref-4\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-4\">[4]<\/a><\/sup>\u00a0yang menemukan suatu korelasi positif walaupun lemah antara kinerja sosial dan lingkungan hidup dengan kinerja keuangan perusahaan. Kebanyakan penelitian yang mengaitkan antara kinerja CSR (<i>corporate social performance<\/i>) dengan kinerja finansial perusahaan (<i>corporate financial performance<\/i>) memang menunjukkan kecenderungan positif, namun kesepakatan mengenai bagaimana CSR diukur belumlah lagi tercapai. Mungkin, kesepakatan para pemangku kepentingan global yang mendefinisikan berbagai subjek inti (<i>core subject<\/i>) dalam\u00a0<a class=\"new\" title=\"ISO 26000 (halaman belum tersedia)\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=ISO_26000&amp;action=edit&amp;redlink=1\">ISO 26000<\/a>\u00a0<i>&#8220;Guidance on Social Responsibility<\/i>&#8220;\u2014direncanakan terbit pada September 2010\u2014akan lebih memudahkan perusahaan untuk menurunkan isu-isu di setiap subjek inti dalam standar tersebut menjadi alat ukur keberhasilan CSR.<\/p>\n<p>Hasil Survei &#8220;The Millenium Poll on CSR&#8221; (1999) yang dilakukan oleh Environics International (Toronto), Conference Board (New York) dan Prince of Wales Business Leader Forum (London) di antara 25.000 responden dari 23 negara menunjukkan bahwa dalam membentuk opini tentang perusahaan, 60% mengatakan bahwa etika bisnis, praktik terhadap karyawan, dampak terhadap lingkungan, yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) akan paling berperan. Sedangkan bagi 40% lainnya, citra perusahaan &amp;\u00a0<i>brand image<\/i>-lah yang akan paling memengaruhi kesan mereka. Hanya 1\/3 yang mendasari opininya atas faktor-faktor bisnis fundamental seperti faktor finansial, ukuran perusahaan,strategi perusahaan, atau manajemen.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, sikap konsumen terhadap perusahaan yang dinilai tidak melakukan CSR adalah ingin &#8220;menghukum&#8221; (40%) dan 50% tidak akan membeli produk dari perusahaan yang bersangkutan dan\/atau bicara kepada orang lain tentang kekurangan perusahaan tersebut.<sup id=\"cite_ref-5\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-5\">[5]<\/a><\/sup><\/p>\n<p>Secara umum, alasan terkait bisnis untuk melaksanakan biasanya berkisar satu ataupun lebih dari argumentasi di bawah ini:<\/p>\n<h3><span id=\"Sumberdaya_manusia\" class=\"mw-headline\">Sumberdaya manusia<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Sumberdaya manusia\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=4\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Sumberdaya manusia\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=4\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h3>\n<p>Program CSR dapat berwujud rekruitmen tenaga kerja dan mempekerjakan masyarakat sekitar. Lebih jauh lagi CSR dapat dipergunakan untuk menarik perhatian para calon pelamar pekerjaan\u00a0<sup id=\"cite_ref-6\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-6\">[6]<\/a><\/sup>, terutama sekali dengan adanya persaingan kerja di antara para lulusan. Akan terjadi peningkatan kemungkinan untuk ditanyakannya kebijakan CSR perusahaan, terutama pada saat perusahaan merekruit tenaga kerja dari lulusan terbaik yang memiliki kesadaran sosial dan lingkungan. Dengan memiliki suatu kebijakan komprehensif atas kinerja sosial dan lingkungan, perusahaan akan bisa menarik calon-calon pekerja yang memiliki nilai-nilai progresif. CSR dapat juga digunakan untuk membentuk suatu atmosfer kerja yang nyaman di antara para staf, terutama apabila mereka dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang mereka percayai bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas, baik itu bentuknya &#8220;penyisihan gaji&#8221;, &#8220;penggalangan dana&#8221; ataupun kesukarelawanan (<i>volunteering<\/i>) dalam bekerja untuk masyarakat.<\/p>\n<h3><span id=\"Manajemen_risiko\" class=\"mw-headline\">Manajemen risiko<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Manajemen risiko\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=5\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Manajemen risiko\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=5\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h3>\n<p><a title=\"Manajemen risiko\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Manajemen_risiko\">Manajemen risiko<\/a>\u00a0merupakan salah satu hal paling penting dari strategi perusahaan.\u00a0<a title=\"Reputasi\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Reputasi\">Reputasi<\/a>\u00a0yang dibentuk dengan susah payah selama bertahun-tahun dapat musnah dalam sekejap melalui insiden seperti skandal\u00a0<a title=\"Korupsi\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Korupsi\">korupsi<\/a>\u00a0atau tuduhan melakukan perusakan\u00a0<a title=\"Lingkungan hidup\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lingkungan_hidup\">lingkungan hidup<\/a>. Kejadian-kejadian seperti itu dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan dari penguasa, pengadilan, pemerintah dan media massa. Membentuk suatu budaya kerja yang &#8220;mengerjakan sesuatu dengan benar&#8221;, baik itu terkait dengan aspek tata kelola perusahaan, sosial, maupun lingkungan\u2014yang semuanya merupakan komponen CSR\u2014pada perusahaan dapat mengurangi risiko terjadinya hal-hal negatif tersebut.<sup id=\"cite_ref-7\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-7\">[7]<\/a><\/sup>.<\/p>\n<h3><span id=\"Membedakan_merek\" class=\"mw-headline\">Membedakan merek<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Membedakan merek\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=6\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Membedakan merek\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=6\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h3>\n<p>Di tengah hiruk pikuknya pasar maka perusahaan berupaya keras untuk membuat suatu cara penjualan yang unik sehingga dapat membedakan produknya dari para pesaingnya di benak konsumen. CSR dapat berperan untuk menciptakan loyalitas konsumen atas dasar nilai khusus dari etika perusahaan yang juga merupakan nilai yang dianut masyarakat.<sup id=\"cite_ref-8\" class=\"reference\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan#cite_note-8\">[8]<\/a><\/sup>. Menurut Philip Kotler dan Nancy Lee, setidaknya ada dua jenis kegiatan CSR yang bisa mendatangkan keuntungan terhadap merek, yaitu\u00a0<i>corporate social marketing<\/i>\u00a0(CSM) dan\u00a0<i>cause related marketing<\/i>\u00a0(CRM). Pada CSM, perusahaan memilih satu atau beberapa isu\u2014biasanya yang terkait dengan produknya\u2014yang bisa disokong penyebarluasannya di masyarakat, misalnya melalui\u00a0<i>media campaign<\/i>. Dengan terus menerus mendukung isu tersebut, maka lama kelamaan konsumen akan mengenali perusahaan tersebut sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian pada isu itu. Segmen tertentu dari masyarakat kemudian akan melakukan pembelian produk perusahaan itu dengan pertimbangan kesamaan perhatian atas isu tersebut. CRM bersifat lebih langsung. Perusahaan menyatakan akan menyumbangkan sejumlah dana tertentu untuk membantu memecahkan masalah sosial atau lingkungan dengan mengaitkannya dengan hasil penjualan produk tertentu atau keuntungan yang mereka peroleh. Biasanya berupa pernyataan rupiah per produk terjual atau proporsi tertentu dari penjualan atau keuntungan. Dengan demikian, segmen konsumen yang ingin menyumbang bagi pemecahan masalah sosial dan atau lingkungan, kemudian tergerak membeli produk tersebut. Mereka merasa bisa berbelanja sekaligus menyumbang. Perusahaan yang bisa mengkampanyekan CSM dan CRM-nya dengan baik akan mendapati produknya lebih banyak dibeli orang, selain juga mendapatkan citra sebagai perusahaan yang peduli pada isu tertentu.<\/p>\n<h3><span id=\"Izin_usaha\" class=\"mw-headline\">Izin usaha<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Izin usaha\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=7\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Izin usaha\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=7\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h3>\n<p>Perusahaan selalu berupaya agar menghindari gangguan dalam usahanya melalui\u00a0<a title=\"Pajak\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pajak\">perpajakan<\/a>\u00a0atau peraturan. Dengan melakukan sesuatu &#8216;kebenaran&#8221; secara sukarela maka mereka akan dapat meyakinkan pemerintah dan masyarakat luas bahwa mereka sangat serius dalam memperhatikan masalah kesehatan dan keselamatan, diskriminasi atau lingkungan hidup maka dengan demikian mereka dapat menghindari intervensi. Perusahaan yang membuka usaha di luar negara asalnya dapat memastikan bahwa mereka diterima dengan baik selaku warga perusahaan yang baik dengan memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja dan akibat terhadap lingkungan hidup, sehingga dengan demikian keuntungan yang menyolok dan gaji dewan direksinya yang sangat tinggi tidak dipersoalkan.<\/p>\n<h3><span id=\"Motif_perselisihan_bisnis\" class=\"mw-headline\">Motif perselisihan bisnis<\/span><span class=\"mw-editsection\"><span class=\"mw-editsection-bracket\">[<\/span><a class=\"mw-editsection-visualeditor\" title=\"Sunting bagian: Motif perselisihan bisnis\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;veaction=edit&amp;section=8\">sunting<\/a><span class=\"mw-editsection-divider\">\u00a0|\u00a0<\/span><a title=\"Sunting bagian: Motif perselisihan bisnis\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Tanggung_jawab_sosial_perusahaan&amp;action=edit&amp;section=8\">sunting sumber<\/a><span class=\"mw-editsection-bracket\">]<\/span><\/span><\/h3>\n<p>Kritik atas CSR akan menyebabkan suatu alasan yang, pada akhirnya, bisnis perusahaan dipersalahkan. Contohnya, ada kepercayaan bahwa program CSR seringkali dilakukan sebagai suatu upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat atas masalah etika dari bisnis utama perseroan.<\/p>\n<h2><span id=\"Catatan_kaki\" class=\"mw-headline\">Catatan kaki<\/span><\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggung jawab Sosial Perusahaan\u00a0atau\u00a0Corporate Social esponsibility\u00a0(CSR) adalah suatu konsep bahwa\u00a0organisasi, khususnya (namun bukan hanya),\u00a0perusahaan\u00a0adalah memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-linkungan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v17.3 (Yoast SEO v17.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>TANGGUNG JAWAB SOSIAL<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"TANGGUNG JAWAB SOSIAL\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tanggung jawab Sosial Perusahaan\u00a0atau\u00a0Corporate Social esponsibility\u00a0(CSR) adalah suatu konsep bahwa\u00a0organisasi, khususnya (namun bukan hanya),\u00a0perusahaan\u00a0adalah memiliki [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"PT. Cristianta Boyke Muda Perkasa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-05-31T19:35:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-11-03T07:35:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/perkasa-group.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/services-three-362x272-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"suranta\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/\",\"name\":\"PT. Cristianta Boyke Muda Perkasa\",\"description\":\"Distributor Pupuk Terbesar dan Terbaik di Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/services-three-362x272-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/services-three-362x272-1.jpg\",\"width\":\"800\",\"height\":\"533\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/\",\"name\":\"TANGGUNG JAWAB SOSIAL\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-05-31T19:35:35+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-03T07:35:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/#\/schema\/person\/665f00cfe8e39616511cda08f9e0026b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"TANGGUNG JAWAB SOSIAL\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/#\/schema\/person\/665f00cfe8e39616511cda08f9e0026b\",\"name\":\"suranta\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0210241350b41646c58c513bee4e72b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0210241350b41646c58c513bee4e72b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"suranta\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/perkasagroup.id\"],\"url\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/author\/suranta\/\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#local-main-organization-logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"TANGGUNG JAWAB SOSIAL","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"TANGGUNG JAWAB SOSIAL","og_description":"Tanggung jawab Sosial Perusahaan\u00a0atau\u00a0Corporate Social esponsibility\u00a0(CSR) adalah suatu konsep bahwa\u00a0organisasi, khususnya (namun bukan hanya),\u00a0perusahaan\u00a0adalah memiliki [&hellip;]","og_url":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/","og_site_name":"PT. Cristianta Boyke Muda Perkasa","article_published_time":"2016-05-31T19:35:35+00:00","article_modified_time":"2020-11-03T07:35:13+00:00","og_image":[{"width":"800","height":"533","url":"https:\/\/perkasa-group.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/services-three-362x272-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"suranta","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/#website","url":"https:\/\/perkasa-group.id\/","name":"PT. Cristianta Boyke Muda Perkasa","description":"Distributor Pupuk Terbesar dan Terbaik di Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/perkasa-group.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/perkasa-group.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/services-three-362x272-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/perkasa-group.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/services-three-362x272-1.jpg","width":"800","height":"533"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#webpage","url":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/","name":"TANGGUNG JAWAB SOSIAL","isPartOf":{"@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#primaryimage"},"datePublished":"2016-05-31T19:35:35+00:00","dateModified":"2020-11-03T07:35:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/#\/schema\/person\/665f00cfe8e39616511cda08f9e0026b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/perkasa-group.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"TANGGUNG JAWAB SOSIAL"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/#\/schema\/person\/665f00cfe8e39616511cda08f9e0026b","name":"suranta","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0210241350b41646c58c513bee4e72b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0210241350b41646c58c513bee4e72b?s=96&d=mm&r=g","caption":"suranta"},"sameAs":["https:\/\/perkasagroup.id"],"url":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/author\/suranta\/"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/2016\/06\/01\/social-responibility\/#local-main-organization-logo","inLanguage":"id","url":"","contentUrl":""}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=747"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14087,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747\/revisions\/14087"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perkasa-group.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}